Hari Pertama: Ajang Kreativitas dan Pengetahuan Santri
Rangkaian acara diawali pada hari Selasa, 21 Oktober 2025, dengan berbagai perlombaan yang menguji kreativitas dan kedalaman ilmu para santri. Arena MI Qur’aniyyah Al-Istiqomah dipenuhi semangat kompetisi saat para peserta berlaga dalam empat kategori utama:
Story Telling yang menampilkan kemampuan bercerita kisah-kisah Islami penuh hikmah.
Tahfidz yang menguji hafalan Al-Qur'an para santri.
Asmaul Husna yang mengasah kekompakan dan ketepatan melafalkan 99 nama baik Allah.
Cerdas Cermat yang menguji wawasan keagamaan dan pengetahuan umum.
Kepala Sekolah MI Qur’aniyyah Al-Istiqomah,menyampaikan bahwa perlombaan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa percaya diri, meningkatkan semangat belajar, dan menguatkan pemahaman santri terhadap ajaran agama dan sejarah Islam.
Hari Puncak: Apel, Pawai, dan Refleksi Sejarah
Keesokan harinya, Rabu, 22 Oktober 2025, yang merupakan puncak peringatan Hari Santri Nasional, kegiatan diawali dengan Apel. Apel ini diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru, dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh KH. Hasyim Asy'ari pada 22 Oktober 1945, yang menjadi tonggak sejarah penetapan hari ini.
Setelah Apel, kemeriahan berlanjut dengan Pawai Santri mengelilingi lingkungan sekitar. Para santri dengan pakaian khas pesantren, membawa berbagai atribut, menyuarakan yel-yel dan sholawat, disambut antusias oleh masyarakat. Pawai ini tidak hanya sebagai bentuk syiar, tetapi juga sebagai penegasan peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa.
Rangkaian peringatan ditutup dengan kegiatan reflektif, yakni Nonton Bareng (Nobar) Film "Sang Kiai". Film yang mengisahkan perjuangan ulama besar KH. Hasyim Asy'ari dan santri-santrinya di masa penjajahan Jepang ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan keikhlasan berjuang bagi agama dan negara kepada seluruh santri.
Melalui peringatan dua hari ini, MI Qur’aniyyah Al-Istiqomah berharap dapat mencetak generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, sesuai dengan tema Hari Santri tahun ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar